Ngrobrol Bisnis Bareng Reza Rahadian

Ngrobrol Bisnis Bareng Reza Rahadian

Oleh: Yusufia Asmarani Ashar, 2020-08-24

<p>Pada 29 Mei 2020 lalu, mata kuliah Kewirausahaan Sosial UGM mengadakan 3on3 Online Student Pitch Competition yang dibawakan oleh Bapak Widya Prahita selaku perwakilan dari pengelola mata kuliah Kewirausahaan Sosial. Event ini merupakan babak akhir untuk menentukan startup terbaik yang telah dibentuk oleh para mahasiswa selama mengikuti perkuliahan di mata kuliah Kewirausahaan Sosial.&nbsp;</p> <p>Pada acara ini, hadir aktor Reza Rahadian sebagai bintang tamu. Beliau membagikan pengalamannya dalam menjalankan kegiatan sosial bisnisnya. Ternyata selain di dunia film, Reza juga berkecimpung di dunia bisnis hiburan dan properti. Sebelum menjadi aktor besar seperti sekarang, beliau memiliki perusahaan Event Organizer. Namun sayangnya beliau hengkang dari perusahaan tersebut tidak lama setelah terjun ke dunia film. Tidak lama kemudian, Reza bersama manajemennya membentuk sebuah perusahaan mandiri hiburan yang berfokus di bidang perfilman. Di perusahaan yang baru dibuat ini, Reza juga menjadi produser dan sutradara di belakang layar.</p> <p>Menurut Reza Rahadian, keinginannya untuk berbisnis datang dari kesadaran dirinya sendiri. Reza merasa bisnisnya bisa dijadikan tabungan untuk kedepannya. Menurutnya, tidak semua orang harus memiliki bisnis, namun Jiwa enterpreneurship sebisa mungkin harus tetap dikembangkan.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Untuk aktivitas sosial, Reza bergabung dalam <em>YAPPIKA</em>-ActionAid, sebuah badan NGO yang berfokus dalam Pendidikan Anak-anak di Indonesia. Beliau bahkan ikut berkontribusi langsung dalam advokasi Pendidikan di daerah-daerah target selama 4 tahun terakhir. Menurut Reza, Pemuda harus berkontribusi kepada lingkungan atau masyarakat karena pemuda merupakan masa depan bangsa. Apa yang mereka lakukan akan menjadi wajah dari negara kita kedepannya.&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>Di akhir sesi sharingnya, Reza menekankan bahwa kita perlu mengetahui apa yang kita suka dan apa yang kita tidak suka supaya tidak bingung ketika memutuskan apa yang ingin kita lakukan kedepannya. Dari pengalamannya berbagi pengetahuan dengan pimpinan salah satu perusahaan, ternyata pemuda sekarang cenderung kurang memiliki loyalitas terhadap pekerjaannya. Maka dari itu, memahami apa yang kita inginkan sangatlah penting dalam membangun karir kita kedepannya.</p> <p>&nbsp;</p>